Kunjungan Kerja Sekda Majalengka Mengenai Pembahasan Evaluasi Bantuan, Penanganan Covid-19 serta Pajak Bumi dan Bangunan

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Majalengka - Kunjungan kerja pimpinan daerah Kabupaten Majalengka dalam rangkaian Safari Sekda Majalengka, tadi siang adalah hari ke 4 yang bertempat di Aula Kecamatan Bantarujeg. besok hari ke 5 kunjungan kerja di Kecamatan Palasah yang terbagi menjadi tiga tim.

Dalam kegiatan tersebut beberapa pembahasan disampaikan diantaranya monitoring evaluasi pelaksanaan pemberian bantuan sosial Raharja, Penanganan Covid-19 dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Senin (29/06/20)

Camat Bantarujeg Abdul Ajid S.Sos M.M dalam penyampaian laporanya menjelaskan untuk penanganan covid-19 di kecamatan Bantarujeg menyiapkan anggaran sebesar Rp 55.650.000 dengan peruntukan belanja operasional posko penanganan covid-19, masker yang didistribusikan untuk masyarakat, sarana cuci tangan dan disinfektan untuk penyemprotan yang pada hari ini masih tetap berlanjut.

Adapun kasus virus Corona, dirinya menyebut tidak ada yang positif, hal itu dilihat dari data ODP 32 orang, PDP 1 orang, OTG 5 orang, PPAT 1 orang. Selain itu dari hasil pengawasan ada 39 orang, rapid test non reaktif 26 orang, rapid test reaktif 1 orang hasilnya negatif, swab petugas kesehatan 5 orang hasilnya negatif dan swab pedagang pasar 20 orang yang belum keluar hasil testnya. Semoga nanti keluar hasil test yang negatif tidak ada kendala apapaun, jelasnya.

Untuk Bansos sendiri, Camat Bantarujeg menyampaikan bantuan yang di dapat dari pusat BPNT/PKH sebanyak 5234 orang. BPNT perluasan 696 orang, BST DTKS 92 orang, BST non DTKS 723. Untuk dari provinsi DTKS sebanyak 132, non DTKS 4330. Bantun dari kabupaten (Bansos Raharja) sebanyak 791 dan terakhir bantuan yang bersumber dari BLT DD sebanyak 1686.

"jadi jumlah penerima bansos yang mendapat bantuan yang berada di kecamatan bantarujeg sebanyak 13.684 Kepala keluarga," ujarnya

Terakhir dalam laporannya yang berkenaan dengan pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) Abdul Ajid S.Sos. menyebut pada akhir bulan Juni ini baru mencapai kurang lebih 30%.

Sementara itu Sekertaris Daerah Drs. H. Eman Suherman M.M mengucapkan terimakasih dan dalam kesempatan itu dirinya mengenalkan beberpa kepala dinas yang sedang menjabat pada masa sekarang dan mengarahkan terkait perihal kebutuhan yang menjadi keinginan desa untuk memajukan desa dan mensejahtrakan masyarakatnya. "Silahkan disini ada beberapa dinas, tinggal sampaikan apa yang menjadi program desanya," ucapnya

Tak hanya itu Sekda Kabupaten Majalengka menyampaikan beberapa hal yang diantaranya mengenai Covid-19 yang dimana hal tersebut berdampak ke berbagai hal diantaranya masalah perekonomian dan kehidupan sehari-hari, mengingat kebelakang dirinya juga merasakan susahnya untuk melakukan hal yang biasa dilakukan dalam beraktivitas keseharianya. Semenjak adanya virus corona berbagai peraturan dan aktivitas dibatasi. 

"Alhmdulilah hari ini Majalengka termasuk zona biru yang dimana kegiatan sudah bisa dilakuan kembali dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan," ungkap Sekda.

Dalam penyampaian terakhir dirinya berharap agar bisa terjalin lagi silaturahmi setelah sekian lama disibukan oleh virus corona. Pihaknya juga meminta kepada seluruh kepala desa agar diakhir bulan juli target PBB sudah bisa tercapai 100%. (andrianto/Tedy-korlip)
Share:
Komentar

Berita Terkini