379 komisaris BUMN, Rangkap Jabatan

Editor: Redaksi author photo
(Ilustrasi Gedung Kementrian BUMN)

(Jabarsatu.id), Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menyoroti penunjukan posisi komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga anak usahanya. Ombudsman RI menemukan, adanya  indikasi sebanyak 397 komisaris yang rangkap jabatan di BUMN dan 167 di anak usaha.

 Alamsyah Saragih selaku anggota Ombudsman menerangkan, bahwa temuan ini berbasis data tahun pada 2019. Data-data yang kami peroleh basis data ini adalah data 2019 bukan 2020. 

Sehingga kemudian kalau ada pertayaan-pertanyaan terkait 2020 kami tidak menyampaikannya di sini," katanya , Minggu (28/6/2020).

Alamsya Saragih melanjutkan, data ialah indikasi. Sebab seiring berjalannya waktu kemungkinan ada yang masih aktif, ada juga yang sudah tidak aktif.Ada kira-kira 397 di BUMN dan 167 di anak perusahaan komisaris yang terindikasi rangkap jabatan . 

Kenapa kami terindikasi rangkap jabatan karena bersamaan dengan waktu, di tahun 2020 kemungkinan sebagian ada yang sudah tidak  aktif, ada juga yang masih aktif. Nanti akan menjadi bagian konfirmasi kami verifikasi ulang kami ke Kementeian BUMN," lanjutnya

Ia menambah, mayoritas jabatan komisaris ditempatkan di BUMN yang pendapatannnya tidak signifikan. Lalu, komisaris itu juga mendapat rangkap penghasilan.Di sini kami juga mendapatkan masih tetap yang rangkap jabatan juga mendapatkan rangkap penghasilan," tambahnya (Redaksi)
Share:
Komentar

Berita Terkini