Bansos PKH Carut Marut di Bongas Wetan Sumberjaya, Majalengka.

Editor: Redaksi author photo
(bapak IBNU (baju biru) salah satu Pimpinan Cabang bank BRI Sumberjaya. Majalengka)

(jabarsatu.id), Majalengka - Pak RT 006/ RW 001. Blok Jumat bapak Pe'i baru menjabat 5 bulan sudah kebagian tambahan permasalahani, karena sudah ada komplenan dari warganya.

Warga sangat mengharapkan Bansos dari APBN atau pun yang lainnya, seperti Bansos Propinsi, Bansos Bupati juga dari Kepartaian. Supaya terselenggara dengan lancar dan merata, salah satu warga membenarkan adanya bantuan tersebut dari berbagai pihak seakan "carut marut" di tengah rakyat melawan virus pandemik Covid-19.

Akhir-akhir ini dengan adanya laporan dari salah satu warga binaan bernama Nurma (49 tahun) saat diwawancarai (Selasa, 30/06/2020) terhenti tanpa sebab. Nurma tidak lagi menerima bansos sejak Januari 2020. sedangkan rekening BRI miliknya aktif.

Menurut salah satu pimpinan BRI Cabang Sumberjaya di kantor dinasnya bapak Ibnu mengatakan, BRI sebagai pasilisator jembatan penyampaian bantuan sesuai cara normatif pada umumnya.

Dalam hal ini segera cepat tersalurkannya seperti sedia kala, mengingat biaya tersebut sangat membantu menunjang biaya tanggungan 2 anak Yatim yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Yang tentunya sangat memerlukan biaya paling tidak 5 Tahun ke depan, ujar Ibu Nurma.

Ibu Nurma menambahkan, andai kata nasib saya sudah mapan, kami orang tua dari anak rela dengan kesadarannya akan menolak semua bantuan yang ada. Akan tetapi sangat berat membesarkan anak saat ini yang sayapun  masih belum beruntung, maka dengan kondisi seperti ini mau kemana mencari perlindungan untuk turut serta mencerdaskan generasi mendatang.

Selanjutnya ibu Nurma berharap ada aparatur pemerintah yang mau membantu meluruskan perihal di atas, andaikata ada kesalahan dari pihak penerima bansos maka kami siap menerima hukuman yang berlaku di Indonesia, hukum saya seberat-beratnya sambil berlinang air mata. Untuk mencari haknya yang tersumbat oleh para oknum dinas sekarang. (Korlip - Tedi)
Share:
Komentar

Berita Terkini