Buku Adalah "Senjata"

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Cirebon -  Bung Hatta, tokoh revolusi Indonesia yang juga merupakan wakil presiden pertama RI, pernah mengatakan bahwa "ia rela dipenjara asal dengan buku". 

Buku bagi Bung Hatta merupakan barang berharga yang tak ada nilai bandingannya, karena dengan buku ia bisa merasa "bebas".

Buku harusnya bukan merupakan hal aneh bagi kalangan mahasiswa, bahkan buku sudah harus menjadi teman baik semua mahasiswa.

Nabil (21), seorang mahasiswa asal Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, sering menghabiskan waktu hanya untuk membaca buku, ia juga sering mengajak kawan-kawannya khususnya para kalangan mahasiswa agar tidak lupa dengan membaca. Terlebih di tengah pandemi Covid-19, yang menyebabkan perkuliahan dilakukan via daring dari rumah.

Nabil, yang saat ini merupakan mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Kota Cirebon, berharap kawan-kawan mahasiswa tidak berleha-leha, karena selama lebih dari empat bulan ini melakukan perkuliahan via daring. Ia juga mengatakan bahwa perkuliahan online ini kurang maksimal, tidak seperti saat perkuliahan tatap muka.

"Pesan saya kepada para mahasiswa, khususnya adik-adik tingkat saya, jangan sampai terlena dengan kebijakan belajar dari rumah ini. Dan juga jangan sampai tidak membaca buku, minimalnya bacalah satu atau dua buku untuk menambah wawasan kita". 

"Karena saya yakin selama pembelajaran online, tidak 100% pembelajarannya efektif." Ujar Nabil yang juga merupakan aktivis di salah satu organisasi ekstra kampus.

Jika Bung Hatta merasa bebas dengan buku, bagi Nabil, buku dianggapnya seperti "senjata" untuk menghadapi masa depan.
"Dengan buku, kita bisa tahu banyak hal. Semakin banyak membaca buku akan semakin merasa bahwa masih banyak yang belum kita tahu".

"Dan saat kita sudah merasakan itu, kita akan terus membaca buku lebih banyak lagi". Bagi saya, "buku itu adalah senjata untuk menghadapi masa depan dan ilmu yang didapat dari membaca buku merupakan pelurunya." Ujarnya pada jabarsatu.id saat ditemui di salah satu kedai kopi di Kota Cirebon, Senin (27/07/2020) malam.

Nabil menambahkan, "Tipsnya, bagi yang belum terbiasa membaca buku harus dipaksakan sedikit demi sedikit, mulai dari membaca buku yang disukai terlebih dahulu. Tetapi harus dipahami juga isinya, agar kita dapat manfaat dari membaca buku." Jelasnya. (Fedrian)
Share:
Komentar

Berita Terkini