Harga Biji Kopi Robusta Kering Anjlok

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Majalengka - Awak media jabarsatu.id mendatangi lahan perkebunan kopi di hutan Jahim desa Cintaasih Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka (Rabu,08/07/2020) pukul 15:30 wib.

Awak media jabarsatu.id menemui salah seorang petani kopi robusta yang bernama Dao dia mengatakan, "panen kopi tahun ini disebutnya musim panyelang, pada musim panyelang ini hasil produksi tidak maksimal seperti pada musim-musim biasanya".

Disaat hasil produksi berkurang, semestinya harga jual menjadi naik. Namun entah apa penyebabnya dalam 1 bulan terakhir ini justru harganya turun", ujarnya.

Pada musim panen yang lalu, harga jual biji kopi robusta tembus di angka Rp.22.000/kilogramnya, pada musim panyelang ini harga jual di tingkat petani, para pengepul hanya menawarnya dengan harga Rp.15.000/kilogramnya.

Harga penawaran seperti itu para petani banyak yang lebih memilih tidak menjualnya, menunggu harga kembali stabil atau normal.
"Selisih harga Rp.3000 saja dari setiap kilogramnya biji kopi, bagi petani sangat berharga. Terlebih pada musim panyelang hasil produksi menurun", ungkapnya.


Dao menambahkan, harga jual terendah di tingkat petani biasanya di angka Rp.18.000/kilogramnya." rendahnya harga jual biji kopi di mungkinkan selain adanya permainan spekulan atau para pengepul,j uga bisa terjadi kopi dari luar daerah sedang melimpah", pungkasnya. (Enceng K)
Share:
Komentar

Berita Terkini