Kegiatan Karang Taruna Tunas Bhakti

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Subang – Dimasa New Normal akibat Covid-19, masih terasa berat bagi sebagian besar masyarakat indonesia. Tidak terkecuali bagi masyarakat pedesaan.

Karena hampir 30% mata pencaharian pokoknya adalah para pekerja pabrik dan para pekerja bangunan, yang sempat dirumahkan akibat wabah ini. Tutur beberapa warga saat tim Jabarsatu melakukan investigasi di Kampung Cilandesan, Desa Pakuhaji, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang (Kamis, 30/07/2020).

Melihat kondisi ekonomi seperti itu, Agus Jamaludin, S.Pd. Selaku ketua karang taruna Tunas Bhakti menginisasi membuat program galang dana, guna membantu pendanaan pembangunan Mesjid Jami Al-Ikhlas, yang terpaksa terhenti pembangunannya akibat sumbangan dari masyarakat yang juga terhenti karena efek Covid-19 tadi.

"Setelah tahap awal sukses dengan beberapa kegiatan ngamen sisingaan dan turnamen bola voly antar kampung, sekarang ada permintaan borongan perataan tanah milik Bapak Tarma, selaku Sekdes Desa Cimanggu yg di hibahkan kepada karang taruna Kp. Patrol RT. 12 RW. 04 yang diperuntukan untuk lapang voli yang dimulai hari Kamis (30 Juli 2020) pukul 08.00 wib". Ujar Agus Jamaludin, S.Pd.

"Alhamdulilah acara untuk hari pertama berjalan lancar, hampir semua pemuda pemudi yang ada di kampung Cilandesan nampak hadir dan juga di bantu oleh sebagian bapak-bapak yang mempunyai waktu senggang. Yang tadinya di prediksi akan selesai minimal dalam 2 hari, tetapi berkat kegigihan rekan-rekan bisa selesai hanya dalam 1 hari". Ucapnya.

Salah satu peserta kegiatan, Kang Dahli menuturkan, "sangat semangat mengikuti kegiatan ini, walau mesti bercucuran keringat, demi kekompakan dan kemajuan Pembangunan Masjid di RW. 01 Cilandesan rela panas panasan dalam kegiatan ini".

Najarudin salah satu peserta baksos lainnya mengatakan, "Ya, kami sangat semangat, walau akhir-akhir ini cuaca sangat panas, tapi kami sangat semangat, demi gotong royong dan kebersamaan". (Nur Mulyana)
Share:
Komentar

Berita Terkini