kegiatan Simulasi Pengamanan Markas Komando Kepolisian Resor Kuningan

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Kuningan – (Jumat, 10/7/2020) pagi ratusan orang berkerumaun di depan Mapolres Kuningan, Ternyata mereka berkumpul bukan untuk demo.

Melainkan kegiatan simulasi Pengamanan Markas Komando Kepolisian Resor Kuningan. Dengan total ada 112 personil yang terlibat.

Mereka melakuan simulai dari pukul 08.11 WIB. Simulasi  dipimpin Kabag Ops. Polres Kuningan Kompol Tri Sumarsono. Tampak hadir Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD. Malik SIK dan Waka Polres Kompol Jaka Mulyana SIK MIK.

Lalu para Kabag, para Kasat Fung, Kapolsek jajaran Polres Kuningan dan perwira Staf Polres Kuningan. Petugas yang terlibat adalah anggota Sat Fung Polres Kuningan.

Kemudian, anggota Polsek jajaran Polres Kuningan yang terbagi dari Satgas Pam Negosiator, Satgas Pam Gakkum, Satgas Pam Intelejen, Satgas Kamsel Tibcarlantas, Kompi Dalmas Polres Kuningan.

Menurut Kabag Ops. Kompol Tri menyebutkan, simulasi digelar untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman keamanan baik di luar maupun di dalam markas. Selain itu juga bertujuan untuk melatih responship dan kesiap siagaan anggota.

“Ada tiga simulasi yang kami laksanakan yakni antisipasi unjuk rasa, serangan teroris dan pelaku bom bunuh diri,” ujar Tri..

Mantan Kapolsek Cilimius ini menambahkan, pihaknya harus selalu siap dalam mengantisipasi semua kemungkinan, mengingat perkembangan situasi dan kondisi Kamtibmas yang cukup dinamis.

“Adapun obyek pengamanan yang dijadikan sasaran simulasi adalah Mako Polres Kuningan,” tandasnya.

Diterangkan, simulasi ini sebagai upaya ketika terjadi suatu kejadian, para personil ini sudah tahu peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Serta simulasi ini merupakan gambaran situasi ketika suatu saat terjadi keributan atau serangan tiba-tiba terhadap mako,” lanjut dia.

Urutan skenario yang dilakukan pada Sispam Mako tersebut adalah, pengamanan saat adanya aksi unjuk rasa yang berakhir dengan keributan. Lalu, pihak kepolisian mengamankan provokator yang menyusup dan membubarkan aksi unjuk rasa.

Kemudian dilanjutkan dengan antisipasi serangan teroris yang ditandai dengan memukul lonceng oleh piket penjagaan selama 1 menit sebagai isyarat alarm. Pada saat yang sama para personil Polres Kuningan mengisi pos-pos yang telah ditentukan.

Terakhir dilanjutkan antisipasi bom bunuh diri yang diawali adanya pengendara sepeda motor yang tiba-tiba menerobos masuk Mako dengan membawa bom yang diikat di badannya.

“Namun, pelaku bom bunuh dapat dilumpuhkan oleh anggota Polres Kuningan, ujarnya. (Andri)
Share:
Komentar

Berita Terkini