Pemerintah Majalengka Kurang Perduli Terhadap Jalan Menuju Tempat Wisata

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Majalengka - Tempat Wisata PANYAWEUYAN yang berlokasi di Desa Tejamulya Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. 

Kurang lebih 5.000 orang yang berwisata di lokasi PANYAWEUYAN di setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu di kunjungi masyarakat baik dari Majalengka maupun masyarakat dari luar Kabupaten Majalengka.


Pantauan Jabarsatu.id mulai dari pintu masuk lokasi di  Desa Sukasari Kaler sampai dengan puncak lokasi wisata di Desa Tejamulya minimnya pengaman pembatas jalan.

Jalan  kecil yang berbelok-belok 
dan jurang yang dalam dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas baik pengguna kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua.


Menurut salah satu pengunjung yang berasal dari Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya ketika di minta komentarnya terkait tempat wisata PANYAWEUYAN, Yanti mengatakan, tempat wisata ini sangat bagus apalagi untuk spotfoto tapi sayang jalannya masih kecil rawan dari pengamanan jalan.

Mas bisa membayangkan, kalau motor tergelincir kejurang karna pembatas jalan enggak ada, apa yang terjadi Kata Yanti dan lanjutnya, seharusnya pemerintah daerah Kabupaten Majalengka perduli dan peka melihat keadaan lokasi. 

Jangan hanya mengambil PAD saja, tapi kurang memperhatikan keselamatan pengunjung wisata, yang mana tempat wisata ini sudah terkenal di mana-mana, "tegas Yanti pada Jabarsatu.id (Jum'at, 17-07-2020).


Hal senada juga di katakan Pak Indra asal Indramayu ketika di tanya Jabarsatu.id terkait tempat Wisata PAYAWEUYAN menjawab, kalau untuk objek wisatanya sudah sangat bagus dan bisa menjadi Unggulan di Jawa Barat dan saya sekeluarga jauh-jauh kemari sangat puas. 

Tapi saya mewakili pengunjung lainnya minta tolong kepada Bapak Bupati Kabupaten Majalengka di perhatikan akses jalannya, minimnya pembatas jalan dan jalan yang sempit dapat berakibat buruk bagi masyarakat yang ingin berwisata di sini, ' katanya.

Salah satu pengurus yang tidak mau menyebutkan identitasnya, ketika ditanya Jabarsatu.id di lokasi Wisata terkait sarana dan prasarana menjelaskan, maaf pak, kalau untuk prasarana sudah sangat bagus, tapi untuk sarana seperti jalan dan pengaman jalan yang masih minim. 

Setahu saya, Pemerintah Desa sudah berulang kali mengajukan ke Dinas terkait untuk pelebaran jalan dan dinding pembatas jalan, tapi sampai hari ini (Red. Jum'at 17-07-2020) tidak pernah terwujud pak", katanya yang tidak mau menyebutkan namanya dan sambil berlalu dari Jabarsatu.id. (Aris/Badrun)
Share:
Komentar

Berita Terkini