Melestarikan Musik Tradisional angklung

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Kuningan - Dimasa pandemi ini banyak masyarakat yang berdiam diri di rumah demi memutus mata rantai Covid-19.

Tapi tidak dengan anak-anak remaja yang berkeliling dari satu daerah ke daerah lain memainkan musik angklung, mereka berawal dari kesamaan hoby memainkan alat musik maka tercetuslah membuat sebuah grup musik ngamen.

Mas Herman merupakan ketua grup angklung yang beralamat, Jln. Raden Gilap Blok Tamansari RT 02 RW 01  Desa Cilukrak Kec Palimanan Kab. Cirebon. Saat diwawancarai (Selasa, 15/07/2020) mengatakan kepada jabarsatu.id, "personil angklungnya sebanyak 12 orang yang mempunyai peranan masing-masing".

Mas Herman menambahkan, "Awalnya dari hoby bermain musik, terciptalah group musik ngamen yang di beri nama New Angklung WARA WIRI Cimajakuning. Alat musik ini didapat dengan cara memesan, kemudian pembayarannya di sisihkan dari hasil setiap selesai ngamen serta sisanya di bagi rata".


"Angklung Cimajakuning ini sudah berjalan 3 tahun, di beri nama Cimajakuning yang artinya Cirebon, Majalengka, Kuningan. Teman-teman sebelum melaksanakan akrifitas ngamen sudah menyiapkan peralatan dan perlengkapan. Sedangkan untuk transportasi menggunakan sepeda motor". ucap Kang Herman.

Musik tradisional angklung ini di sukai oleh semua umur, serta lagu yang di bawakan oleh angklung Wara Wiri Cimajakuning ini bisa dangdut remix, pop atau tergantung permintaan penonton. (Teh Nok)
Share:
Komentar

Berita Terkini