OJK Berikan Kelonggaran

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Jakarta - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah membuka peluang untuk perpanjang pelonggaran atau restrukturisasi kredit kepada seluruh debitur yang terdampak pandemi covid-19. Dengan cara, memperpanjang peraturan OJK (POJK) 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK menjelaskan, peluang perpanjangan POJK Nomor 11 berdasarkan hasil diskusi dengan 15 bank besar dan asosiasi industri perbankan.

Perbankan saat ini menginginkan perpanjangan waktu berkaitan dengan POJK 11. Kami sama-sama sepakat, akan kami lihat segera, apakah memang perlu dan berapa lama itu dilakukan (perpanjangan)," jelasnya Senin 13-07-2020 

Wimboh melanjutkan, permintaan kredit tahun ini akan mempengaruhi prospek bisnis perbankan tahun depan. Permintaan kredit sangat dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi masyarakat,

Pemerintah bisa mendorong program-program yang bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan kredit tersebut, salah satunya proyek-proyek BUMN

Perbankan  juga mengharapkan agar spending (belanja) pemerintah, merupakan mesin untuk domestik demand (permintaan) dan juga proyek BUMN diharapkan pemicu domestik demand," lanjutnya 

Sementara itu, menurut Kepala Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, POJK Nomor 11 sangat dibutuhkan industri perbankan dan sektor riil.

Restrukturisasi kredit yang diatur dalam regulasi itu bisa menekan dampak pandemi covid-19 kepada sektor riil. Sejalan dengan itu, menjaga kesehatan perbankan.K

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) akan terus melakukan analisis mengenai kemungkinan-kemungkinan itu dan akan di umumkan pada saat dan waktu yang tepat," ucapnya.

Untuk diketahui, POJK tersebut salah satunya mengatur restrukturisasi kredit oleh lembaga jasa keuangan, baik perbankan maupun perusahaan pembiayaan (multifinance). Per 6 Juli 2020, OJK mencatat realisasi restrukturisasi kredit mencapai Rp769,55 triliun kepada 6,72 juta debitur, " katanya. (Redaksi)
Share:
Komentar

Berita Terkini