Pengusaha Dan Oknum Brengsek 'Berantas Habis"

Editor: Redaksi author photo


(Jabarsatu.id), Majalengka - Mimpi yang terampas karena di tuduh atas sebuah perbuatan membunuh Majikan dengan cara di racun yang mana tuduhan tersebut tidak pernah dia lakukan.

20 tahun yang lalu Eti Rohaeti Binti Toyib Anwar meninggalkan keluarga, kampung halaman dan tanah air untuk bertahan hidup dan bermimpi bisa bekerja di Arab Saudi. Sebuah mimpi bisa mempunyai penghasilan yang mana dari penghasilannya tersebut bisa di tabung untuk modal usahanya nanti ataupun untuk biaya sekolah anak-anaknya yang dia tinggalkan.

Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI didampingi Dwianto Plt. Deputi Bidang Perlindungan Kawasan Amerika Pasific Gatot Hermawan Dr. Pemberdayaan dan Ahnas Dir. Penyiapan dan penempatan serta di damping Camat Cingambul Nono Heryano, Kepala Desa Cidadap Suntono dan Kepala Desa Cintaasih H. Enda Junenda, ketika di tanya Jabarsatu.id terkait kepulangan Eti Rohaeti Binti Toyib Anwar menjelaskan, “Negara Republik Indonesia berusaha keras untuk memberikan pembelaan hukum atas masalah ini dan juga di bantu oleh Nahdatul Ulama ( NU) yang mengumpulkan dana yang besar senilai 12 Milyar melalui seluruh anggotanya dan di serahkan kepada pihak keluarga korban (Majikannya) untuk menghindari hukuman pancung di Arab Saudi”.

Ini membuktikan bahwa Negara Republik Indonesia tidak pernah membiarkan satu orang warganya yang bekerja di luar negeri menghadapi tuntutan hukum dari negara tempatnya bekerja", jelasnya saat singgah di Kantor Balai Desa Cidadap Malam (Kamis, 30-07-2020)

Benny Rhamdani melanjutkan, “Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi menekankan kepada saya untuk selalu melindungi pekerja yang bekerja di luar negeri dari ujung rambut sampai ujung kaki”.

“Membuktikan, bahwa negara tidak akan pernah menghalang-halangi warganya yang ingin bekerja di luar negeri. Dan mereka akan tetap mendapatkan perlindungan hukum dari negara, apabila mereka mengalami permasalahan hukum di negara tempat mereka bekerja”. lanjutnya.

Seperti yang sudah di Beritakan oleh Jabarsatu.id sebelumnya terkait KEPULANGAN Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Arab Saudi  yang mendapatkan Kebebasan Hukuman Mati dari Pemerintah Arab Saudi terkait Kasus Pembunuhan.

Eti Rohaeti Binti Toyib Anwar yang mendapatkan kebebasan Hukuman Mati atas Kasus Pembunuhan tiba di Kampung halamannya blok Cikareo  RT. 002 RW. 001 Desa Cidadap Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Pada hari Kamis  Malam 30-07-2020. (Redaksi)


Share:
Komentar

Berita Terkini