Radio Dimasa Pandemic Covid-19

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Cirebon - Radio adalah hiburan yang sangat menyenangkan, dan bisa dinikmati kapanpun dimanapun. Karena lagu-lagu yang didengarkan bisa mewakili hati dan perasaan..

Saat ngobrol santai disebuah rumah makan di Kota Cirebon (Jumat, 10/7/2020) dengan beberapa pelaku yang aktif di radio salah satunya, Helmi Brown (Program Manager - Shelter FM) mengomentari kondisi Covid-19, mengatakan "radio dimasa pandemi tidak berpengaruh secara fisik dengan keadaan pandemic, karena kita dituntut memberitakan hal-hal positif secara aktif soal Covid-19 kepada pendengar sulaya lebih waspada lagi".

Helmi Brown menambahkan, "untuk kegiatan offair kita belum ada aktifitas, karena sesuai protokol kesehatan untuk perijinan, masih blm ada lampu hijau dari pihak yang terkait"

Masih menurut Helmi Brown "kita masih seperti biasa dari awal Shelter FM muncul, dengan segmentasi program yang lebih banyak menyajikan hiburan dan informasi yang up to date".

Harapannya "semoga pandemic segera berakhir dan normal kembali, walaupun sudah New Normal  paling tidak keadaan swcara ekonomi kembali normal seperti biasa, pungkas Helmi Brown.

(Helmi Brown - Tommy Prasojo - Lutfi)

Selain itu tim liputan mewawancarai Lutfi (eL) Asisten Station Manager Pilar Radio, mengatakan "radio selama Covid-19 respon dari pendengar bertambah, apalagi semasa Work From Home banyak orang dan mendengarkan radio".

Masih menurut Lutfi, kegiatan off air sudah pasti dihentikan karena perijinan, karena event tujuannya mengumpilkan massa. Sedangkan untuk masa pandemi tidak boleh ada kegiatan mengumpulkan orang banyak.

Saat ini Pilar Radio menyikapi kondisi pandemic, melakukan kegiatan live di Instagram untuk artis. Sedangkan untuk client lokal masih bisa datang ke radio untuk talkshow, dengan protokol kesehatan. Lutfi menambahkan.

Dan harapannya adalah, "sekarang sudah masa New Normal pengennya Normal kembali seperti sedia kala, supaya bisa lebih maksimal menghibur masyarakat Cirebon".

Yang terakhir mewawancarai Tomi Prasojo selaku Program Manager dan Marketing Ci-Radio menyikapi pandemic Covid-19 mengatakan, "disaat kondisi seperti ini radio kami sementara mengurangi jam siaran, yang tadinya mengudara dari pagi sampai jam 12 malam. Saat ini hanya sampai jam 6 sore, karena ada ke khawatiran dari manajemen untuk meminimalisir penyebaran Covid ini".

Masih menurut Tommy Prasojo, Ci-Radio sedang mempersiapkan digitalisasi berupa Youtube channel, podcast dan lain-lain.

Terakhir punya harapan, "secara global berhenti Covid-19 ini kita kembali ke normal, supaya trauma / ketakutan terhadap efek Covid ini bisa segera hilang". Tommy Prasojo menambahkan. (Redaksi)
Share:
Komentar

Berita Terkini