Rendi Memerlukan Bantuan Untuk Mengobati Penyakitnya

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Cirebon - Anak dari pasangan Hendra Saputra dan Sri yang bernama Rendi Pratama (5 tahun), merupakan warga desa RT. 04 RW. 02 Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon,  kondisinya kian hari perutnya makin membesar.

Rendi Pratama, di diagnosa mengidap penyakit kangker ganas yang bersarang di dalam ginjalnya. Membesaranya perut Rendi, berawal dari sang bocah yang terjatuh dari sepeda pada 2018 silam.

Rendi sempat mendapat perawatan dari tim medis RS Gunung Jati Kota Cirebon. Berdasarkan analisa tim medis, Rendi harus dirujuk ke rumah sakit yang khusus menangani kangker.

Namun karena pekerjaan orangtuanya hanya pemulung, Rendi pun belum bisa dipastikan kapan akan dibawa ke rumah sakit yang khusus menangani penyakit yang dideritanya.

Camat Mundu, Anwar Sadat mengatakan, "bahwa benar ada warganya yang masih balita mengidap penyakit kangker ganas, dirinya juga melakukan upaya agar Rendi bisa secepatnya dilakukan tindakan medis untuk mengangkat penyakitnya tersebut".

“Pemerintah desa setempat sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu Rendi, namun karena biaya yang cukup besar belum sempat dibawa ke Rumah Sakit yang khusus menangani penyakit Kangker,” ujar Anwar.

Dikatakannya, "dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengupayakan Rendi untuk dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, agar mendapat penanganan medis.

Insyaa Allah kalau tidak ada halangan tanggal 23 Juli ini akan kami upayakan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, mudah-mudahan ada jalan keluar,” katanya.

Menurut Anwar, Keluarga Rendi ini memang termasuk dalam kategori kurang mampu. Dan pemerintah pun sudah memberikan bantuan kepada keluarga Rendi terutama mengenai kesehatan, namun untuk mengobati penyakit yang diderita Rendi memerlukan biaya yang tidak sedikit.

“Untuk itu kami mengetuk pintu hati para donatur untuk bisa meringankan beban orang tua Rendi, karena kita ketahui pekerjaan dari orang tua Rendi hanya Pemulung,” tutupnya. (Dul)
Share:
Komentar

Berita Terkini