Ternak Jangkrik Disaat Pandemi Covid-19

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Subang - Beternak jangkrik memang mengasyikan, dijualnya mudah dan untungnya pun berlipat.

Salah satu kegiatan ternak jangkrik oleh pemuda di Dusun Batununggul 1, Kecamatan Pagaden Barat, Subang. Kegiatan tersebut dipelopori oleh Dani, sekaligus pengebul jangkrik.

Dani Saat ditemui (Selasa, 28/07/20) mengatakan, "berternak Jangkrik sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, dari remaja ataupun orang tua. Karena tidak menghabiskan waktu seharian penuh untuk perawatannya, jadi bisa tetap menyalurkan hobi atau kegiatan diluar rumah sambil berternak Jangkrik", ujar Dani.


Langkah Dani cukup menginspirasi para pemuda di sekitar rumahnya, untuk ikut serta ternak jangkrik karna sulitnya mencari pekerjaan.

"Bagi pemuda yang baru lulus Sekolah yang ingin mencari usaha, ternak jangkrik bisa menjadi salah satu cara yang bisa ditekuni dengan serius untuk mencari peluang usaha. Karena usia dari Telur sampai panen hanya 25 samai 30 hari". Ujarnya.

Hal tersebut sudah dibuktikan oleh Niken, Roy, Andri dan yang lainnya, mereka sudah ikut berternak untuk memenuhi pesanan jangkrik dari Dani.

Seperti yang dituturkan oleh Niken salah satu peternak jangkrik, dia membenarkan apa yang d katakan Dani. "bahwa saat baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), kalau tidak ada kegiatan beternak jangkrik mungkin merasa jemu. Karena sulitnya mencari pekerjaan, apalagi situasi sekarang dengan adanya Wabah Covid-19 yang melumpuhkan Perekonomian Masyarakat".

Semua yang tergabung dalam kelompok jangkrik "Dancek", sangat berterima kasih kepada Dani yang sudah menginpirasi kami semua bahwa tidak ada kesuksan tanpa perjuangan.

Harapan para pemuda Dusun Batununggul 1, "semoga kedepannya, mereka bisa memasarkan jangkrik ke luar Kota Subang. Dan ditengah masa pandemi ini harga jangkrik bisa tetap stabil". (Holid A)
Share:
Komentar

Berita Terkini