WorkShop Guru PAI di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kuningan.

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Kuningan -  Dalam Kegiatan Workshop ini di ikuti oleh 36 peserta guru PAI (Kamis, 9/7/2020), bertempat di ruang Rapat Kankemenag Kabupaten Kuningan dari tanggal 07-14 juli 2020.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan dalam sambutannya, "Dua prinsip protokoler dalam menjalankan pembelajaran terhadap anak didik di era pandemi Covid- 19 menuju New Normal, mendidik anak tidak serta merta dengan memberikan tugas yang banyak. Tapi pemahaman pendekatan psikologis terhadap keadaan anak akan lebih baik dan bijak, sehingga pemberiaan pelajaran kepada anak akan menjadi maximal dan berhasil.

Dengan pendekatan psikologi anak, dapat memilah dan melihat keadaan kemampuan dan psikologi satu dengan lainnya yang sudah pasti ada perbedaan.


Apalagi di era di gital ini sebagian anak berkemampuan untuk memiliki alat komunikasi Hp, di sisi lain juga masih ada anak yang belum mampu punya kelengkan Hp tersebut. Di sinilah sebagi pengajar harus paham adanya keadaan tersebut.

Peningkatan kompetensi ini di maksudkan untuk meningkatkan pemahaman guru akan pentingnya memahami kondisi anak didik bukan hanya pengetahuan semata, tetapi pemahaman ke iman dan ketakwaan bagi anak didik merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Guru PAI.

Guru PAI berbeda kapasitasnya dengan guru lainnya, guru PAI lebih menanamkan ke imanan dan ketaqwaan terhadap anak didiknya.

(Kepala KanKemenag Kuningan Dr. H. Hanif Hanafi, M.si.)

Di suasana pandemi Covid-19 ini kepala Kemenag Bapak Dr. H. Hanif Hanafi M. Si. menanamkan cara protokeler, yakni protokol Insani yang memahami ilmu ke islaman, menekankan jangan sampai Guru PAI ada yang ber pendapat menjalan protokoler Covid -19 di anggap hal sepele atau sesuatu yang sia sia. 

Secara Pribadi memang agama islam membimbing manusia dalam hal hidup mati itu Urusan Allah tapi wajib usaha, ya usaha mengikuti protokoler ke dua yaitu kaitan pencegahan penyebaran Covid-19 harus di pahami sebagai ihtiar agar keluaga dan anak kita, tetangga kita dapat terhindar dari wabah ini. (Kang Zen - Amujan)
Share:
Komentar

Berita Terkini