Akibat Permintaan Lagu yang Tidak Kunjung Dinyanyikan, Dua Desa Terlibat Tawuran

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Kuningan - Babinsa Koramil 1503/Ciniru dan Babinkamtibmas berhasil amankan empat (4) orang pemuda yang membuat onar, sehingga menyebabkan terjadinya tawuran antar desa dalam acara hajatan warga Dusun Mulyasari RT. 05 RW. 02 Desa Pakapasan Hilir Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan, Kamis (20/8/2020) sore. 

Dari informasi yang dihimpun, kejadian berawal dari permintaan sebuah lagu dari pemuda Desa Citapen yang belum dinyanyikan. Sehingga salah satu pemuda Desa Citapen naik kepanggung, dan menanyakan kenapa lagunya tidak dinyanyikan. Pada saat pemuda itu naik kepanggung ternyata kondisinya dalam keadaan mabuk. 

"Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 - 21.30 WIB (Kamis, 20/08/2020) di Desa Pakapasan Hilir, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan. Tepatnya di rumah Bapak Rasim Sumartono (pemangku hajat) hingga terjadi tawuran antar desa, yaitu Desa Pakapasan Hilir dengan Desa Citapen," kata Babinsa Desa Pakapasan Hilir, Sertu Paitno, Jumat (21/8/2020) pagi.


Karena dalam keadaan mabuk, maka babinsa dan babinkamtibmas langsung menyuruhnya turun dari panggung karena khawatir terjadi keributan.

Namun, karena dalam pengaruh alkohol, pemuda itu langsung menemui teman-temannya. "Terlihat gelagat yang tidak baik, saya dan babinkamtibmas langsung menyuruhnya pulang ke Citapen. Tapi, ditengah perjalanan mereka malah cekcok dengan warga Desa Pakapasan Hilir sehingga terjadilah keributan," ujarnya.

Alhasil, babinsa dan babinkamtibmas pun berhasil menenangkan warga. Untuk memastikan situasi dan kondisi aman, akhirnya babinsa dan babinkamtibmas melakukan koordinasi dengan kepala Desa Citapen. "Saat kami melakukan koordinasi, tiba-tiba ada informasi dari salah satu warga bahwa masyarakat Desa Citapen sudah bergerak menuju Desa Pakapasan Hilir. Saat itu juga, kami dan perangkat Desa Citapen langsung mengejar masa dan menahannya diperbatasan antara Desa Citapen dan Pakapsan Hilir," terangnya.

Sertu Paitno melanjutkan, Pukul 17.00- 20.00 WIB massa dari Desa Citapen semakin banyak tapi masih dapat dikendalikan oleh Babinsa dan Babin Kamtibmas serta perangkat desa Citapen. Karena takut terjadi bentrokan akhirnya Babinsa koordinasi dengan Babinkamtibmas untuk melaporkan segera ke Danramil dan Kapolsek guna meminta bantuan dari satuan masing-masing.


"Pukul 20.30 WIB, rombongan dari polres dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik tiba dilokasi kerumunan massa Desa Citapen.

Beliau memberikan arahan dan membubabarkan masa jagar pulang kerumah masing-masing dan jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti ini serta jangan mudah terpropokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Setelah massa bubar, pelaku pembuat onar serta perangkat desa kedua belah pihak di bawa kepolsek untuk di adakan mediasi dalam menyelesaikan masalah. Namun, sampai pukul  22.00 WIB ternyata tidak ada kesepakatan dalam mediasi akhirnya permasalahan ini dibawa langsung untuk ditangani oleh Polres Kuningan. (Fedrian)
Share:
Komentar

Berita Terkini