BKK Jalancagak Membuka Info Loker

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Subang - Dimasa New Normal akibat Covid-19, sektor industripun terkena dampaknya. Hampir semua orang seperti kebingungan, terutama masalah pekerjaan. Karena beberapa perusahaan diantaranya, sempat stop produksi dan merumahkan hampir sebagian karyawannya. diakibatkan daya beli masyarakat yang menurun akibat wabah ini.

Kang Diki menjelaskan, "bahwa dia sudah bekerja diperusahaannya hampir 2 tahun, akibat Covid-19 dirinya dirumahkan dari tempatnya bekerja. Sampai saat ini belum dipanggil kembali, dikarenakan perusahaan belum sepenuhnya beroperasi". 

Beliau juga menerangkan, "datang ke BKK SMK Budi Agung untuk mencari info lowongan terbaru".


SMK Budi Agung Jalancagak, yang beralamat di Jalancagak Kabupaten Subang, dengan BKK (Bursa Kerja Khusus). Membuka informasi lowongan pekerjaan bagi siapapun yang membutuhkan, serta mengadakan berbagai seleksi awal untuk para pekerja baru. Dengan penempatan diperusahaan yang sudah bekerja sama dengannya.

Didin Wahyudin, selaku ketua BKK SMK Budi Agung Jalancagak mejelaskan, "kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang berdomisili di sekitaran Tanggerang, Bekasi, Kerawang, Purwakarta dan Subang. Dengan komitmen membantu menyalurkan para calon tenagakerja. Untuk bekerja diperusahaan mereka, seperti yang dilakukan hari ini adalah briefing untuk penempatan di Cikarang". (Jum’at, 21/08/2020).

"Insya Allah, hari senin mereka akan dikirim ke perusahaan. Untuk melaksanakan tes Industri tahap berikutnya". Tambahnya.

Mulya, SH. Selaku kepala sekolah juga menjelaskan, "kita sudah berkomitmen, bahwa lulusan SMK Budi Agung targetnya 100% terserap kerja. Baik ke sektor industri ataupun ke sektor wiraswasta atau mandiri". 

"Awal sekolah kami berdiripun, karena kami mempunyai LPK (Lembaga Pelatihan Kerja). karena kami kesulitan dalam mencari kandidat untuk peserta pelatihan, maka kami mebuka sekolahan dengan jenjang SMK". Imbuhnya.

Harapannya, "semoga dengan berkembang pesatnya dunia industri khususnya dikabupaten subang, warga subang menjadi raja di tanah kelahirnnya, dan warga subang bisa bahagia dan makmur". (Nur Mulyana)
Share:
Komentar

Berita Terkini