Desa Wisata Menjadi Solusi pasca Zona Merah Covid-19

Editor: Redaksi author photo


(jabarsatu.id), Majalengka - Desa wisata menjadi solusi tersendiri, bagi para pencinta alam bebas. Hususnya para pengunjung lokal se wilayah Majalengka, yang akan menghabiskan masa liburan nya cukup di desa masing-masing yang memiliki destinasi wisata alamnya.

Melalui Dinas Pariwisata & Kebudayaan Majalengka bidang pemasaran pariwisata Bapak Adi menyampaikan ke awak media Jabarsatu.id (Selasa, 04/08/2020).

“Desa wisata yang ada di Kabupaten Majalengka secara keseluruhan mencapai 200 an. 150 desa wisata yang aktif, dan 33 desa wisata yang telah mendapatkan Surat Keputusan dari pihak terkait. Dan desa wisata ini tersebar di 20 Kecamatan di Kabupaten Majalengka”.

“Salah satu desa wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar Majalengka, ada situ Cipanteun yang ada di desa Sindang, situ bendungan yang ada di desa Heubelisuk. Dan Saung Bambu yang ada di desa Kertabasuki”. Ujarnya.

“Adapun proses pengembangannya, selain mendapatkan kuncuran dana dari kementerian pariwisata untuk pembangunan fisik, pemerintah daerah pun ikut terlibat memberikan bantuan sarana prasarana nya. Belum lagi desa wisata ini sejak diturunkan nya dana desa, dapat menggunakan dana desa tersebut untuk tercapainya target pendapatan asli desa”. Pungkasnya. (Badrun)


Share:
Komentar

Berita Terkini