Harga Cengkih Diciamis Anjlok Menjadi Rp. 50.000 per Kg

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Ciamis -  Diketahui baru-baru ini pada musim cengkih diciamis dari bulan juli sampai bulan agustus sekarang harga cengkih kering anjlok dari harga Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) menjadi Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah) dan harga cengkih basah Rp. 17.000 (tujuh belas ribu rupiah).

Bunga cengkih atau yang bernama latin Syzygium aromaticum ini merupakan rempah yang berasal dari asia tenggara terutama indonesia yang merupakan penghasil rempah terbanyak di asia.

Menurut keterangan warga desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis yang bernama Sari mengatakan, "harga cengkih disini anjlok jadi Rp. 50.000 pada musim sekarang, entah kenapa harga bisa anjlok saya juga tidak tahu". 

"Sebelumnya pada musim lalu saya memetik cengkih dan menjual cengkih kering dengan harga Rp. 100.000, tapi sekarang turun harga setengahnya". Katanya. 

Tapi meski harga cengkih di Ciamis anjlok, petani cengkih tetap memetik bunga cengkih ini dikarenakan kebutuhan untuk pemasukan ekonomi. 

Warga tetap memetik cengkih dan menjemurnya hingga kering, untuk nanti dijual kepada pengepul atau ke pasar-pasar terdekat. Meskipun harga cengkih sekarang anjlok, tetapi warga tetap bersemangat demi menafkahi keluarga terutama di masa pamdemi virus covid-19 ini. Yang dimana susah mendapatkan pemasukan dari hasil usaha. 

"yah meskipun harga sekarang tergolong murah, tapi saya tetap memetik cengkih dan memjemurnya untuk nanti saya jual. Mau gimana lagi, dari pada tidak ada pemasukan sama sekali". Sari menambahkan. (Enceng k)
Share:
Komentar

Berita Terkini