Herbal Hasil Kreasi Mahasiswa Farmasi UMP

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Kuningan - Minuman berbahan herbal akhir-akhir ini menjadi salah satu item yang banyak dicari oleh masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia yang memang terdapat banyak sekali tanaman herbal.

Hal tersebut dikarenakan, baru-baru ini muncul virus baru yang menyebar hampir di seluruh dunia. Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona atau Covid-19, adalah jenis baru dari Corona virus yang menular kepada manusia.


Untuk itu, perlu adanya pencegahan yang dapat memutus rantai penyebaran virus ini. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga tubuh yaitu dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas tubuh agar terhindar dari sakit.

Tanaman herbal, adalah tanaman yang memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Tanaman herbal sangat mudah didapatkan.

Alasan tersebut yang kemudian mendasari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, melakukan KKN di Desa Sindangkempeng Kecamatan Pancalang Kabupaten Kuningan.

Dengan Ketua Nida Elidiana, yang beranggotakan Dhyfa Pratiwi, Suci Nuroffi, Nurul Fitriyah, Nevy Aulia R dan Dosen Pembimbing Lapangan Apt. Haryanti, M.Si., untuk membuat inovasi dengan membuat Minuman berbahan Herbal yang diberi Nama “Jamu Kucur” yaitu  Jahe Temulawak Kunyit Kencur.

Selasa (24/8/2020), bertempat di rumah salah satu warga dengan dibantu oleh ibu-ibu PKK Desa Sindangkempeng, pembuatan minuman herbal tersebut berjalan lancar dan cukup cepat.

Rencananya minuman herbal ini, akan dibagikan ke masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh warga Desa Sindangkempeng terhadap virus corona ini.

Mahasiswi KKN, Dhyfa Pratiwi mengatakan, “Manfaat dari bahan-bahan tersebut yaitu Jahe selain untuk menghangatkan tubuh, jahe juga sebagai antimikroba yang dapat membantu dalam mengobati penyakit menular". 

"Temulawak untuk menetralkan racun didalam tubuh dan dapat menghilangkan rasa nyeri, kunyit selain digunakan untuk bumbu dalam masakan juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kencur digunakan untuk mengatasi batuk-batuk”, katanya.

“Cara pembuatan minuman berbahan herbal cukup mudah yaitu hanya dengan mengupas bahan-bahan utama seperti jahe, temulawak, kunyit dan kencur, setelah semua bahan dikupas lalu dicuci dan di blender sampai halus, kemudian masukkan ke dalam panci dan tambahkan air secukupnya lalu di didihkan sampai benar-benar mendidih". Ujarnya.

selanjutnya, "tambahkan gula merah sebagai pemanis dan asam  jawa sebagai pemberi rasa asam pada jamu, setelah semua bahan tercampur dan mendidih kemudian tunggu sampai dingin dan setelah itu di saring kemudian di kemas”, tambah mahasiswi Farmasi UMP itu.

Kelebihan dari minuman berbahan herbal yang terbuat dari jahe, temulawak, kunyit, kencur ini adalah bahan-bahan yang digunakan mudah didapat dan familiar dikalangan masyarakat.

Kelebihan lainnya adalah tidak memerlukan biaya yang banyak untuk proses pembuatannya serta memberikan efek hangat di dalam tubuh.


Sementara itu, dari segi kekurangan, Minuman berbahan Herbal ini tidak digunakan secara terus menerus dan tidak dianjurkan minum sampai lebih dari 50 ml per hari.

Ibu Euis Elasari, S.Pd., selaku perwakilan PKK Desa Sindangkempeng menyampaikan, “Kegiatan ini sangat bagus, apalagi disaat sekarang yang mana kita membutuhkan banyak vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, selain pembuatan minuman herbal ini cukup mudah, rasanya juga cukup enak sehingga bisa dinikmati oleh semua orang”, ungkapnya. (Fadly Dz)
Share:
Komentar

Berita Terkini