Kerajinan Tangan dari Limbah Kayu

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id ), Subang - Salah seorang
Perajin di kampung Sukamaju RT. 14 RW. 05 Desa Kalijati Timur, Kabupaten Subang. Dede Gantoro Hari Ristiono, memanfaatkan limbah kayu menjadi kerajinan yang mampu bernilai ekonomis. 

Menurut Dede Gantoro, "Limbah kayu yang sudah tidak berguna, bisa disulap menjadi barang yang bernilai seni tinggi. Bahkan dari hasil mengolah limbah kayu bekas tersebut, dirinya mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup. (Senin, 03/08/2020).

Ia mengatakan, "usahanya baru ditekuni baru 3 bulan lalu, sejak bulan mei 2020. Awalnya dia hanya coba2, karena pas pandemi Covid-19 bingung untuk mencari peluang usaha". 

"Apalagi pemerintah menghimbau harus diam dirumah, juga diberlakukannya PSBB. Saat melihat ada kayu mindi dan mahoni yang dipakai untuk kayu bakar. Maka terinspirasi mencoba untuk memulai usaha kerajinan tangan. Dulu pernah menekuni kerajinan tangan namun tidak dilanjutkan". Ujarnya.

Dede Gantoro menambahkan, "Dari hasil hasil limbah kayu mahoni dan mindi tersebut bisa diolah menjadi produk seperti mainan pesawat, miniatur rumah-rumahan, tempat pensil, wallpaper dinding dan piala".

"Semua bisa dihasilkan dari olahan limbah kayu yang tidak terpakai, untuk membuat suatu barang yang berharga. Sebelum dibuat, terlebih dahulu memilah dan memotong kayu sesuai ukuran serta bentuk yg diinginkan. Untuk selanjutnya potongan kayu tersebut dihaluskan dan dirangkai sesuai pola yang sudah disiapkan menggunakan lem kayu". Ucapnya.

"Untuk pemasaran hasil kerajinannya tersebut, baru sekitar wilayah Kalijati saja. Kemarin ada pemesen dari desa Marengmang, Kalijati Subang, minta dibuatkan piala yang terbuat dari kayu". Pungkasnya. (Anton)
Share:
Komentar

Berita Terkini