Keresahan Pedagang Tahu Gejrot

Editor: Redaksi author photo

(jabarsatu.id), Kuningan - Pandemi Covid-19 ini masih memberikan keresahan kepada para pedagang kecil, seperti yang dialami oleh pedagang tahu gejrot ini, saat kami wawancarai dipinggir jalan baru Cilimus-Caracas kabupaten Kuningan. Bapak Urip selaku penjual tahu gejrot yang mengalami keresahan usahanya (Senin, 03/07/20).

"Biasanya dagangan saya laku sampai 40 porsi dalam sehari, tetapi dengan adanya pandemi ini saya hanya mengantongi 20 porsi tahu gejrot. dengan harga per porsi Rp. 5.000 atau tergantung pesanan pembeli". Ujarnya.

"Banyak pedagang-pedagang kecil seperti saya yang begitu merasakan dampak dari pandemi ini, biasanya saya berjualan dengan perbekalan banyak dan ludes terjual. Tetapi dengan adanya batasan waktu ini, saya berjualan hanya membawa setengah dari biasanya, karena jam 16:00 saya harus pulang sesuai dengan peraturan yang ada. Karena pembeli pun sudah mulai sepi pada sore hari", ucapnya.

"Saya harap pandemi ini segera berakhir, agar bisa berjualan seperti biasanya dan mengantongi hasil yang cukup untuk menafkahi keluarga". Pungkasnyanya. (Adi)
Share:
Komentar

Berita Terkini