Mengais Rejeki di Situ Caracas

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Cilimus - Mencari nafkah untuk keluarga merupakan kewajiban para kepala rumah tangga. Berupa usaha berjualan atau usaha lainnya.

Di salah satu ruas jalan baru Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, terdapat penjual es jeruk sebut saja Mang Adi yang sudah berjualan selama 2 tahun, rumahnya pun tidak jauh dari tempat berjualan.

Mang Adi mengatakan, "Sebelum berjualan, saya bekerja sebagai karyawan di pabrik tahu milik adik di Caracas. Karena bosan dan jenuh, akhirnya beralih pekerjaan dengan berjualan es jeruk peras dengan menggunakan motor yang di modifikasi menjadi warung berjalan".


"Semua ini karena saya teringat akan kampung kelahiran saya di kota Bandung, di sana banyak yang berjualan dengan mobil yang di modifikasi juga. Karena saya tak ada untuk modalnya, dengan motorpun jadilah". Ucapnya.

"Setiap hari berangkat dari rumah pukul 9 pagi hingga pukul 17, untuk belanja dua hari sekali ke pasar". Ujarnya.

Mang Adi menambahkan, "Di sini saya menjual es jeruk peras dengan harga 6000 rupiah per gelas, 3000 untuk kopi, juga makanan ringan lainnya. Alhamdulillah ada saja rezeki walau di saat pandemi Covid-19 ini. Karena tempat ini bersebelahan dengan Situ Caracas, banyak orang memancing dan yang lewat dari luar kota".

"Harapan saya, semoga tempat ini semakin indah dan banyak yang jajan kepada saya", ucapnya. (teh Nok)
Share:
Komentar

Berita Terkini