Panen Raya Di Masa Pandemi Covid-19

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Subang - Di masa perekonomian masih belum normal 100%, karna belum berakhir masa New Normal. Di balik masa pandemi Covid-19, ada senyum bahagia d wajah para petani dan para buruh rontog padi. Di Kecamtan Pagaden Barat, Desa Balingbing.

Salah satu petani yang enggan di sebut namanya (Rabu, 12/08/2020) mengatakan, "Bahwa kami  petani pada umumnya di darah Desa Balingbing (khususnya), tidak terpengaruh dengan adanya wabah Covid-19 untuk tidak menggarap lahan pertanian milik kami. Walaupun ini sudah yang ke dua kali panen raya padi d masa pandemi".

"Namun masa pandemi ini, sangat berpengaruh pada sektor penjualan dan anjloknya harga gabah. Tapi kami masih bersyukur masih bisa punya tambahan penghasilan, dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah di masa new normal". Ujarnya.

"Kami sebagai petani sangat berterima kasih pada buruh rontog padi (komben), yang telah meringankan biaya oprasional masa panen yang biasanya kalau cara tradisional bisa memakan waktu dua hari sekarang bisa tuntas satu hari dalam per hektar lahan". Ucapnya.

Dan hal tersebut dibenarkan oleh sekelompok buruh rontog padi, "di tengah sulitnya mencari pekerjaan karna adanya virus Covid-19. Walau kami hanya sebagai buruh rontog padi (komben), merasa sangat bersyukur walau harus bekerja ekstra keras dan mengeluarkan tenaga dan keringat yang sangat melelahkan setiap harinya".

"Tapi kami masih bisa menutupi kebutuhan sehari-hari, bahkan kami bisa menambah penghasilan selain jadi buruh rontog juga bisa sebagai kuli panggul padi". Pungkasnya. (Holid Aripin)
Share:
Komentar

Berita Terkini