Salah Satu Tradisi Rasa Syukur Jelang Panen Raya Padi

Editor: Redaksi author photo


(Jabarsatu.id), Subang - Tata cara adat istiadat, yang masih ada untuk menunjukan rasa syukur pada yang Maha Kuasa (Mitembian).Saat menjelang panen raya padi, dan hal ini hampir punah sesuai berjalannya waktu dari generasi ke generasi.

Saat menemui seorang petani (tidak mau di sebut nama) Selasa (04/08/2020) mengatakan, “saya masih mepertahankan tradisi ini, tidak melihat dari sisi jeleknya tapi melihat dari sisi baiknya. Karena niat saya hanya ingin menunjukan rasa syukur saya pada yang Maha Kuasa saat menjelang panen padi. Tidak berpikir sisi yang lain, menurut saya tradisi adat ini memang perlu d lestarikan”. Ucapnya.

“sebagian warga Dusun Batununggul 1 Desa Balingbing, Pagaden – Subang, masih melestarikan tradisi ini. Walau tata caranya mungkin sudah ada yang hilang, tapi saya senang dan bangga masih bisa melestarikan adat ini.walau mungkin ada sebagian masyarakat yang menilai dari sisi jelek karena sesaji”, tambahnya.

 

“Dan hal ini di benarkan oleh beberapa petani lainya, mungkin ada sebagian warga yang sudah melupakan atau tidak melaksanakan tradisi ini. Karena seiring berjalannya waktu, generasi anak jaman sekarang seolah tidak mau melirik pada adat istiadat para Leluhurnya. Hanya sebagian kecil saja yang mau belajar dan ingin melestarikan tradisi ini”, imbuhnya.

“Hilangnya suatu warisan tradisi adat ini, karena anak jaman sekarang tidak mau ribet dan terkadang tidak mau melirik sama sekali sebuah tradisi. Padahal tradisi para leluhur (Tapi di lakukan dengan cara jaman sekarang), dan bukan tidak mungkin tradisi ini mungkin akan hilang seiring jaman. Marilah kita lestarikan warisan budaya para leluhur kita dengan melihat dari sisi baik nya”. Pungkasnya. (Holid. A)


Share:
Komentar

Berita Terkini