Ternak Tokek Sebagai Mata Pencaharian

Editor: Redaksi author photo

(Jabarsatu.id), Subang - Indonesia, merupakan negara yang penuh dengan keberagaman. Bukan hanya dari etnis dan budayanya saja, namun. dapat dilihat dari profesi yang ditekuni oleh masyarakat Indonesia itu sendiri.

Salah satu contohnya, adalah beternak tokek. pekerjaan yang tak lazim dan jarang dilakukan oleh banyak orang dan tergolong konyol.

Namun hal tersebut tidak dihiraukan oleh pak Didi, seorang peternak tokek asal Desa Cihuni, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Yang telah menekuni pekerjaannya ini selama kurang lebih 5 tahun.

Saat ditemui di kediamannya (Senin,10/08/2020) Pak Didi menerangkan, "Awal mulanya beternak tokek itu, karena hobi dan suka memeliharanya. Namun dengan seiring berjalannya waktu, mengembangkan hobi ini menjadi usaha yang dapat menambah penghasilan". 

"Karena banyaknya permintaan tokek dari para pembeli, baik dari sesama pecinta tokek maupun orang yang sengaja memanfaatkan khasiat tokek yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit medis maupun non medis. Serta ada juga pembeli yang percaya bahwa tokek dapat mendeteksi dan menolak bahaya". Ujar pak Didi.


"Sementara itu, tokek yang dimiliki Pak Didi kini berjumlah 50 ekor dengan ukuran rata-rata 30-45 cm. Dan dibandrol dengan harga yang bervariasi, misalnya untuk satu ekor tokek yang berukuran 30-35 cm dibandrol dengan harga Rp 250.000.00, yang paling mahal adalah tokek ekor bercabang yang harganya bisa mencapai Rp1.000.000 (satu juta rupiah)". Ujarnya.

"Dimusim pandemi Covid-19 ini masih menerima pesanan tokek, walaupun tak seramai dulu sebelum wabah virus ini muncul. Jujur saja setelah pandemi ini melanda tanah air penjualan tokek saya berangsur-angsur menurun, sebelumnya dalam sebulan saya mampu menjual 10-15 ekor tokek. Namun setelah pandemi ini muncul saya hanya dapat menjual 5-8 ekot, itu pun sudah untung". Terangnya.

"Harapan kedepannya, semoga situasi menjadi normal kembali agar dampaknya pun menghilang". Pungakasnya. (Kang Muhtar)
Share:
Komentar

Berita Terkini