Ditemukan Mayat Dalam Rumah

Editor: Redaksi author photo


MAJALENGKA, - Unit Reskrim Polsek Lemahsuguh telah menerima laporan tentang penemuan mayat korban diketahui identitasnya atas nama Deni Didi Permana, berlamat di Blok Cigobang Rt 002 RT. 007 RW. Desa Padarek Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka, Kamis (08/10/2020).

Pelapor yang bernama Sodih selaku Perangkat desa Padarek Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka.

Kejadian berawal ketika pada hari Kamis tanggal 08 Oktober 2020 sekitar jam 17.30 WIB, saksi Samanhudi curiga korban sudah beberapa hari tidak kelihatan dan rumahnya terkunci dengan gordeng tertutup.
Kemudian Samanhudi membuka gordeng dan melihat korban, dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dengan melihat kaki korban sudah membengkak dan bau menyengat. Kemudian Samanhudi memberitahukan kepada perangkat desa Padarek Bapak Sodih beserta warga lain, kemudian mendobrak Pintu rumah korban dan melihat korban sudah meninggal dunia.

Kemudian, Saksi Sodih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lemahsugih selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Margajaya Kec. Lemahsugih.

Kapolsek Lemahsugih IPTU H. Yuyun Rusyanto mendatangi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara)  beserta Kanit Tipikor IPDA Jaenal A. (Piker Reskrim), PS Kanit reskrim Lemahsugih AIPTU Supriyatna, Kanit IK AIPTU E Sutiana, Kasihumas Polsek Lemahsugih BRIPKA Iwan Ridwan, Anggota reskrim Polsek Lemahsugih Brigadir Pepi Z.F, Anggota reskrim Polsek lemahsugih BRIPDA Ilham, Team inapis polres Majalengka, Camat Lemahsugih Deden Supriyatna S.Pd. MM. Pd, dan Dr. Tika Ayu Valentia (Dokter puskesmas Margajaya Kec. Lemahsugih). 

Tindakan Polri Mendatangi TKP bersama Tim Kesehatan Puskesmas Margajaya Kec. Lemahsugih yang di pimpim oleh Dr. Tika Ayu Valentia yang di dampingi 1 perawat, dan INAFIS Polres Majalengka. Kemudian Mencari keterangan saksi-saksi dan melaporkanya kepada pimpinan.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jenasah korban oleh Dokter dari Puskesmas Margajaya kec. Lemahsugih Dr. Tika Ayu Valentia tidak ditemukan adanya tanda-tanda adanya bekas kekerasan. 


Dr. Tika Ayu Valentia mengatakan, "penyebab kematian sementara, diduga karena serangan jantung (angin duduk)".

Pihak keluarga menyatakan, menerima dengan tulus atas musibah meninggalnya korban serta telah di buat surat pernyataan oleh keluarga korban. Yang menyatakan, keluarga tidak akan menuntut kepada pihak manapun atas peristiwa kematian korban. Menolak dilakukannya otopsi, memohon kepada pihak berwajib untuk bisa segera memakamkan jenasah korban serta mengucapkan terima kasih atas semua tindakan hukum yang telah dilakukan. (BW-01 & V-15)
Share:
Komentar

Berita Terkini