Hindari Keterlambatan, Penumpang Kereta Api Di Imbau Rapid Tes pada H-1

Editor: Redaksi author photo
CIREBON - Saat libur panjang pada akhir Oktober 2020 terjadi peningkatan jumlah kereta api jarak jauh (KAJJ) yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon. Peningkatan tersebut sebanding dengan jumlah pelanggan Kereta Api pada tanggal 27 Oktober sampai 2 November 2020.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan Peningkatan tersebut sebanding dengan jumlah penumpang Kereta Api pada tanggal 27 Oktober hingga 2 November 2020. 
"Jika dilakukan pada hari keberangkatan, pelanggan akan terburu-buru karena diharuskan mengantre terlebih dahulu. Bahkan dikhawatirkan pelanggan akan tertinggal oleh kereta," ungkap Luqman, Senin, (26/10/2020).

Pihaknya mencatat pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2020 layanan rapid di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Cirebon Prujakan rata-rata melayani hingga sekitar 100 calon penumpang yang melakukan tes rapid dan jumlah tersebut meningkat dibanding hari sebelumnya.
Adapun untuk calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid tes pada hari yang sama dengan hari keberangkatan.

"Tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari resiko tertinggal KA mengingat antrian Rapid Tes di Stasiun cukup padat", ucapnya.
Luqman menjelaskan, layanan rapid tes bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Cirebon Prujakan dengan jam operasional pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan biaya sebesar Rp 85.000 dan harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas. 

"Bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid tes tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan tiket akan dilakukan pengembalian bea 100% diluar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut", tutup Luqman. (KF-21)
Share:
Komentar

Berita Terkini