Mulutmu Harimaumu, Lidah Tak Bertulang

Editor: Redaksi author photo

KUNINGAN, - Ada pribahasa "mulutmu harimaumu", pribahasa ini mengandung makna hati-hati dengan perkataan yang kita ungkapkan bisa menjadi bumerang buat kita sendiri.

Hal ini terjadi pada salah satu wakil rakyat yang menjadi ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy dirinya mengatakan, "Ponpes Husnul Khotimah pembawa limbah yang menjadi kecaman banyak pihak".

Lantas saja, ucapan Nuzul itu menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya dari LBH Nahdatul Ulama Kabupaten Kuningan. Ketua LBH NU Kuningan Abdul Jabbar mengatakan, "jika kata-kata yang di ucapkan oleh Nuzul Rachdy selaku ketua DPRD Kuningan, terkesan negatif dan merendahkan lembaga pendidikan pesantren".
Sedangkan reaksi berbeda ditunjukan oleh persatuan ORMAS dan LSM Yang ada di Kuningan, kemarin tepat nya hari Rabu (07/10/20) mengadakan aksi demo ke gedung DPRD kuningan.

Menurut salah satu pendemo yang berinisial R (31) mengatakan, "aksi demo ini dilakukan, berdasar ketersinggungan kami atas perkataan Nuzul Rachdy. Dan kami merasa seorang wakil rakyat tidak pantas berbicara seperti itu, maka kami berharap Nuzul Rachdy untuk turun dari jabatan Ketua DPRD kuningan". Pungkasnya. (JN-01)
Share:
Komentar

Berita Terkini