Petani Cabai di Ciamis Sumringah Karena Harga Cabai Naik

Editor: Redaksi author photo
CIAMIS - Memasuki masa panen, harga cabai merah melambung naik. Petani cabai di Dusun Cigintung, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sumringah karena bisa meraup untung.

Eman, petani cabai, mengatakan harga jual cabai merah pada tingkat petani naik signifikan setelah beberapa bulan terakhir melemah. Cabai merah yang biasanya Rp 15.000/kilogram, memasuki masa panen saat ini tembus mencapai Rp 36.000/kilogram.

Eman memprediksi naiknya harga cabai merah ini karena kurangnya pasokan dari luar daerah. Selain itu faktor cuaca dengan curah hujan tinggi membuat persediaan cabai terbatas.

Eman mengatakan“mungkin kenaikan harga cabai merah ini karena kurangnya pasokan dari luar daerah. Selain itu faktor cuaca dengan curah hujan tinggi membuat persediaan cabai terbatas Dengan harga yang cukup tinggi. alhamdulillah petani cabai Ciamis saat ini mendapat untung,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Eman memberikan gambaran bahwa biaya produksi per  tegakan/pohon Rp 7.000. Kalau setiap tegakan minimal dapat 1 Kg, berarti dari setiap tegakan mendapat keuntungan Rp. 29.000.

Petani memang tidak selamanya mendapat keuntungan.  Bahkan kerap mengalami kerugian, namun karena sudah terbiasa bertani jadi tidak menjadi kapok.  Sebab kerugian itu bisa tertutupi  ketiga harga cabai naik dan hasil produksi yang bagus.

“Masa panen saat ini harga jual prediksinya akan terus naik bisa tembus sampai Rp. 40.000/kilogram. Alhamdulilah ditengah pandemi corona harga jual cabai merah menjadi mahal. Tetapi semoga corona cepat berakhir dan harga jual cabai merah tetap stabil,” Tambah eman. (RC-10)
Share:
Komentar

Berita Terkini