Tenaga Honorer K2 Diprioritaskan Jadi P3K

Editor: Redaksi author photo
(Imam Yahya SFilI. MSi. Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon)

CIREBON – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dibahas dalam Rapat kerja Komisi I DPRD Kota Cirebon dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kamis (15/10/20).

Dalam rapat di Griya Sawala gedung DPRD Kota Cirebon, Komisi I berharap tenaga honorer K2 tersebut diprioritaskan pada proyeksi pengangkatan P3K selanjutnya.

Imam Yahya SFilI. MSi. Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon menjelaskan, "tenaga honorer K2 yang sudah mengikuti seleksi P3K pada 2019 lalu, sudah disahkan dan diterbitkan surat keputusan (SK). Dari 244 orang tenaga honorer K2, sudah berkurang karena ada yang sudah lulus seleksi tes CPNS dan P3K".

"Dengan begitu, tenaga honorer K2 yang masih belum menjadi P3K maupun PNS, perlu diperhatikan agar diproyeksikan untuk pengangkatan P3K selanjutnya". Imam Yahya menambahkan.

“Dari 244 orang tenaga honorer K2, sebagian sudah masuk seleksi CPNS sebagian lagi sudah masuk P3K. Jadi tinggal sedikit lagi jumlah tenaga honorernya. Kami berharap mereka bisa terakomodir, sebagai jasa pengabdian mereka yang sudah berkerja kepada pemerintah daerah". Ujar Imam usai memimpin rapat.

"Sampai saat ini, belum ada payung hukum bagi perangkat daerah untuk mengangkat tenaga honorer. Maka rekrutmen CPNS dan P3K masih menjadi kewenangan kebijakan pemerintah pusat". Imbuhnya.


Drs Anwar Sanusi MSi, Kepala BKPPD Kota Cirebon menjelaskan, "proses pengangkatan P3K, masih menunggu kepastian kuota formasi dari pemerintah pusat. Ketika formasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sudah keluar, maka pemerintah daerah bisa mengusulkan jumlah kebutuhan untuk mengangkat atau mengisi kuota P3K di perangkat daerah. Sejauh ini tercatat kekurangan PNS di Kota Cirebon berjumlah 1.234 orang". 

 “Pengangkatan P3K menjadi PNS tidak bisa dilakukan, karena beda jalur. Seleksi P3K sama seperti tes CPNS dengan berbasis CAT, akan tetapi tidak dibatasi usia. Siapa pun bisa mendaftar. Sementara pengangkatan honorer K2 atau guru hanya bisa P3K, tidak CPNS,” Pungkasnya. (LI-11)
Share:
Komentar

Berita Terkini