Gubernur Jabar Sebut Subang Smartpolitan Akan Menjadi Tolak Ukur Pembangunan di Rebana Metropolitan

Editor: Redaksi author photo

SUBANG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyaksikan secara virtual groundbreaking ceremony Subang Smartpolitan oleh PT. Suryacipta Swadaya dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu, (18/11).

Gubernur Jabar mengatakan, Subang Smartpolitan sendiri merupakan satu dari 13 kota baru di Rebana Metropolitan. Pada 2030, kawasan Rebana Metropolitan, termasuk Kabupaten Subang ada di dalamnya.

"Diproyeksikan akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi hingga 5 persen dan menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru" ujarnya.

Ridwan Kamil berujar, hadirnya Subang Smartpolitan pun menjadi benchmark atau tolak ukur pembangunan di Rebana Metropolitan. 

"Saya titip di masa depan kita harus mendesain kota yang selalu memiliki tiga nilai yaitu live, work, and play. tinggal, bekerja, dan berekreasi di situ. Jika kita mendesain tempat bekerja saja tapi tempat tinggalnya jauh, akan terjadi commuting costs," ungkapnya.

Pihaknya menyatakan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar akan terus mendorong kesuksesan termasuk membantu marketing, relasi dengan investor, hingga regulasi.

Selain itu, konektivitas Subang Smartpolitan disokong akses tol, pelabuhan internasional, hingga bandara internasional. 

"Saya sedikit menyumbang desain landmark-nya mudah-mudahan bisa dibangun lebih dulu supaya orang dari luar bisa datang berekreasi dan membuat orang penasaran dan berminat tinggal di situ (Subang Smartpolitan)," tukasnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) Johannes Suriadjaja mengatakan, pihaknya sudah puluhan tahun berpengalaman dalam mengembangkan kawasan, salah satunya Kuningan di Jakarta. 

Kini melalui Subang Smartpolitan dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp8 triliun, PT Suryacipta Swadaya di bawah naungan Surya Internusa Group berupaya menghadirkan kota industri yang berkelanjutan dengan teknologi mutakhir. 

Dengan konsep "Smart and Sustainable City", Subang Smartpolitan akan menawarkan alokasi lahan untuk industri, komersial, hunian, area hijau, hingga fasilitas publik di area seluas 2.717 hektare. 

"Live, learn, work, play, and entertain itu bagaimana kita harus hidup, bersama dengan kemajuan teknologi dan mengurangi global warming, membangun smart dan sustainable city untuk masa depan manusia," ucap Johannes dalam groundbreaking ceremony Subang Smartpolitan di Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Terletak di jantung Jabar, Subang Smartpolitan berjarak sekitar 40 km dari Pelabuhan Patimban, 70 km dari Bandar udara Internasional Jawa Barat (BIJB), 90 km dari Jakarta, dan 90 km dari Bandung. 

Dalam groundbreaking ceremony ini, dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerja sama untuk menempati Subang Smartpolitan, salah satunya oleh PT Kurnia Mitra Sejati. 

Johannes pun mengapresiasi Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang telah memberikan dukungan penuh dalam pengembangan Subang Smartpolitan. 
"Terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama kepada Gubernur Jabar yang sangat mendukung kami. Mari berkolaborasi, mari membangun Indonesia lebih baik," pungkas Johannes. (KF-25)
Share:
Komentar

Berita Terkini