Suplier Lapor Polisi karena Dituduh Menguasai Distribusi Sembako Program BPNT

Editor: Redaksi author photo
KAB. CIREBON - Salah seorang suplier untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), AM melalui pengacaranya, Qorib, membantah keras karena dianggap telah menguasai pendistribusian bahan pokok makanan di semua kecamatan yang ada di wilayah Cirebon Timur.

Hal tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari ketua Aliansi Pemuda Kecamatan Pangenan, WM, yang melalui media menyebut, bahwa dalam penyaluran program BPNT, berbagai macam bahan makanan hanya disuplai oleh dua suplier. Di mana salah seorang suplier yang disebut adalah AM

“Klien kami merasa difitnah karena dituduh telah menguasai atau memonopoli distribusi atau suplai bahan pokok. Seperti beras, telur dan lain sebagainya”, kata Qorib, Sabtu (7/11) kemarin.

“Pada tanggal 3 November, kami juga sudah melayangkan aduan masyarakat (Dumas) ke Polresta Cirebon”, tambahnya.

Dijelaskan Qorib, bahwa untuk program BPNT, AM hanya menyuplai bahan pokok makanan ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Seperti di antaranya, kecamatan Losari, Kecamatan Pangenan, Kecamatan Gebang, Kecamatan Pasaleman, Kecamatan Greged, Kecamatan Gempol, Kecamatan Ciwaringin, dan Kecamatan Susukan.

“Klien kami hanya menyuplai 8 Kecamatan. Dan itu pun di masing-masing kecamatan tidak semua desa”, kata Qorib. (KF-21)
Share:
Komentar

Berita Terkini