Musda MUI ke-10 di Buka Langsung oleh Bupati Garut

Editor: Redaksi author photo
GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Daerah X Tahun 2020 MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Garut yang diselenggarakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Adapun Tema dari kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) kali ini adalah "Mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Mempererat Islam Wasilah". 

Dalam pembuka sambutannya, Bupati Garut, Rudy Gunawan berterimakasih kepada para ulama yang telah memberikan kontribusinya di masyarakat. 
"Saya selaku Bupati Garut juga berterimakasih kepada para alim ulama," ucap Bupati, Kamis, (10/12). 

Bupati Rudy menambahkan, pemerintahan memiliki keterbatasan berhubungan dengan masyarakat akan tetapi para ulama membantu memberikan nasihat dan menjadi imam di masyarakat. 

"Kami di pemerintahan memiliki keterbatasan berhubungan dengan seluruh masyarakat tapi siapapun memerlukan nasihat, siapapun memerlukan imam, dan imam itu adalah bapak ibu para ulama di Kabupaten Garut," ujarnya. 

Sementara itu Ketua MUI Jawa Barat, Rahmat Safei mengatakan, tema yang diambil dalam kegiatan musda kali ini adalah mempererat ukhuwah. 

"Baru 12 hari yang lalu kami menyempatkan hadir dalam acara Munas (Musyawarah Nasional) MUI X di Jakarta, menarik temanya itu sesuai sejalan tema hari ini yaitu mempererat ukhuwah," kata Rahmat dalam sambutannya. 

Rahmat menuturkan, MUI harus bisa menjadi wadah bagi ormas yang ada di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut secara profesional. 

"MUI Jawa Barat harus menjaga ukhuwah islamiyah, MUI harus mampu mewadahi seluruh ormas-ormas yang ada tentu secara profesional," lanjutnya. 

Pada kesempatan tersebut Ketua MUI Garut, Sirojul Munir mengatakan, masa jabatan kepengurusan ini terasa sangat singkat sehingga tak terasa telah dilaksanakan musda yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. 

"Begitu terasa singkat yang kami rasakan mungkin dari kesibukan yang kami lakukan karena waktu sangat tidak terasa sekali, sudah tiba waktunya sesuai amanah organisasi bahwa setiap 5 tahun sekali itu wajib dilaksanakan musyawarah," ucap Sirojul. 

Menurutnya, Kegiatan musda kali ini dirasakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya masa pandemi Covid-19. Bahkan, pada tahun sebelumnya peserta yang hadir saat pembukaan bisa mencapai 300 orang.

"Situasi pandemi ini pelaksanaanya sangat berbeda pada situasi yang normal, biasanya pada waktu yang lama peserta itu pada waktu pembukaan tidak kurang dari 300 yang hadir," pungkasnya. (KF-26)
Share:
Komentar

Berita Terkini